Kalkulator Gaji Bersih – Hitung Take Home Pay & Potongan

Gunakan kalkulator gaji bersih untuk memperkirakan take home pay dari gaji pokok dan tunjangan setelah potongan PPh 21, BPJS Kesehatan, JHT, Jaminan Pensiun, dan potongan lainnya. Hasil menampilkan rincian bruto, setiap potongan, tarif TER, serta perkiraan uang yang diterima setiap bulan.

Kalkulator Gaji Bersih

Hitung Take Home Pay Setelah PPh 21 & BPJS

Masukkan komponen gaji bulanan, status PTKP, dan kepesertaan BPJS untuk memperkirakan gaji bersih yang diterima setelah potongan rutin.

Dasar BPJS pada simulasi ini adalah gaji pokok + tunjangan tetap. Tunjangan tidak tetap masuk penghasilan tunai tetapi tidak dimasukkan ke dasar BPJS pada simulasi ini.

Cara Menggunakan Kalkulator Gaji Bersih

Masukkan gaji pokok yang diterima setiap bulan.

Jika Anda menerima tunjangan tetap seperti tunjangan jabatan atau tunjangan keluarga, masukkan nilainya pada kolom Tunjangan Tetap.

Penghasilan yang berubah dari bulan ke bulan seperti insentif atau beberapa tunjangan tidak tetap dapat dimasukkan secara terpisah.

Pilih status PTKP, aktifkan komponen BPJS yang sesuai, lalu masukkan potongan lain jika ada.

Tekan Hitung Gaji Bersih untuk melihat perkiraan take home pay serta rincian setiap potongannya.

Apa Itu Gaji Bersih?

Gaji bersih adalah jumlah uang yang benar-benar diterima karyawan setelah berbagai potongan dikurangi dari penghasilan.

Istilah lain yang sering digunakan adalah:

take home pay (THP)

Secara sederhana:

Gaji Bersih = Penghasilan Tunai − Total Potongan

Potongan dapat terdiri dari PPh 21, iuran BPJS yang menjadi beban pekerja, pinjaman perusahaan, koperasi, atau potongan lain sesuai slip gaji.

Apa Perbedaan Gaji Kotor dan Gaji Bersih?

Gaji kotor atau bruto adalah penghasilan sebelum potongan.

Contohnya:

Gaji pokok = Rp8.000.000
Tunjangan = Rp1.000.000

Maka penghasilan tunai sebelum potongan:

Rp9.000.000

Jika total potongan Rp500.000, gaji bersihnya menjadi:

Rp8.500.000

Karena itu angka yang tertulis pada kontrak kerja belum tentu sama dengan uang yang masuk ke rekening.

Apa Itu Take Home Pay?

Take home pay adalah jumlah akhir yang diterima karyawan setelah potongan yang menjadi tanggungannya dikurangkan.

Dalam penggunaan sehari-hari, istilah take home pay dan gaji bersih sering digunakan untuk maksud yang sama.

Namun komponen payroll setiap perusahaan dapat berbeda sehingga penting melihat rincian slip gaji.

Komponen Penghasilan

Penghasilan bulanan dapat terdiri dari beberapa bagian.

Gaji Pokok

Gaji pokok adalah pembayaran dasar yang diberikan perusahaan kepada karyawan sesuai kontrak atau struktur pengupahan.

Tunjangan Tetap

Tunjangan tetap dibayarkan secara rutin dengan jumlah yang relatif tetap.

Contohnya dapat berupa tunjangan jabatan atau tunjangan keluarga sesuai kebijakan perusahaan.

Tunjangan Tidak Tetap

Nilainya dapat berubah sesuai kehadiran, aktivitas, pencapaian, atau kondisi tertentu.

Pengelompokan komponen payroll dapat berbeda antarperusahaan, sehingga gunakan slip gaji sebagai acuan akhir.

Apa Itu Dasar BPJS?

Dalam simulasi ini, dasar BPJS menggunakan:

gaji pokok + tunjangan tetap

Contoh:

Gaji pokok = Rp8.000.000
Tunjangan tetap = Rp1.000.000

Dasar BPJS:

Rp9.000.000

Tunjangan tidak tetap dipisahkan dari dasar tersebut pada kalkulator.

Potongan BPJS Kesehatan

Untuk pekerja penerima upah, sebagian iuran BPJS Kesehatan menjadi beban pekerja dan sebagian ditanggung pemberi kerja.

Kalkulator menghitung bagian pekerja yang mengurangi take home pay.

Jika dasar upah melebihi batas yang berlaku, perhitungan menggunakan batas maksimum tersebut.

Potongan JHT

JHT adalah Jaminan Hari Tua dari BPJS Ketenagakerjaan.

Bagian iuran yang dibayar pekerja dapat muncul sebagai potongan pada slip gaji.

Contoh jika dasar upah Rp10.000.000 dan tarif pekerja 2%:

2% × Rp10.000.000

= Rp200.000

Nilai tersebut mengurangi uang yang diterima pada bulan itu, tetapi menjadi bagian dari program JHT pekerja.

Potongan Jaminan Pensiun

Jaminan Pensiun atau JP juga memiliki bagian iuran yang menjadi tanggungan pekerja.

Perhitungannya menggunakan batas upah tertentu.

Jika gaji berada di atas batas tersebut, iuran tidak terus meningkat berdasarkan seluruh gaji.

Karena batas upah JP dapat berubah, parameter ini perlu diperiksa kembali ketika aturan baru berlaku.

Apa Itu PPh 21?

PPh Pasal 21 adalah pajak atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan yang diterima orang pribadi.

Untuk pegawai tetap, pemotongan bulanan pada sebagian besar masa pajak menggunakan tarif efektif atau TER.

Tarif yang digunakan tidak hanya bergantung pada penghasilan, tetapi juga kategori PTKP.

Apa Itu TER PPh 21?

TER adalah Tarif Efektif Rata-rata.

Untuk pemotongan bulanan pegawai tetap terdapat tiga kategori utama:

TER A

TER B

TER C

Kategori tersebut ditentukan berdasarkan status PTKP.

Kemudian penghasilan bruto bulanan menentukan persentase tarif dalam kategori tersebut.

Status PTKP dan Kategori TER

Secara umum, kalkulator mengelompokkan:

TER A: TK/0, TK/1, K/0

TER B: TK/2, TK/3, K/1, K/2

TER C: K/3

Setelah kategori diketahui, penghasilan bruto dicocokkan dengan lapisan tarif yang berlaku.

Mengapa Bruto PPh Bisa Berbeda dari Gaji Tunai?

Pada payroll, beberapa iuran atau premi yang dibayar pemberi kerja dapat memengaruhi penghasilan bruto untuk kebutuhan perpajakan.

Karena itu angka bruto yang digunakan untuk estimasi PPh 21 bisa sedikit berbeda dari sekadar gaji pokok + tunjangan yang diterima tunai.

Kalkulator menampilkan Bruto Dasar TER secara terpisah agar proses tersebut lebih mudah dilihat.

Contoh Gaji Rp10 Juta

Misalkan:

Gaji pokok = Rp10.000.000
Tunjangan tetap = Rp0
Tunjangan tidak tetap = Rp0
Status PTKP = TK/0
BPJS aktif

Dasar BPJS:

Rp10.000.000

BPJS Kesehatan pekerja:

Rp100.000

JHT pekerja:

Rp200.000

JP pekerja:

Rp100.000

Setelah komponen bruto terkait perusahaan dimasukkan ke estimasi PPh 21, bruto TER pada contoh kalkulator menjadi:

Rp10.484.000

Tarif TER A yang sesuai adalah:

2,5%

PPh 21:

Rp262.100

Total potongan pekerja:

Rp662.100

Maka perkiraan take home pay:

Rp9.337.900

Mengapa Gaji Bersih Saya Bisa Berbeda?

Hasil calculator merupakan estimasi.

Slip gaji nyata dapat berbeda karena:

bonus atau lembur,

komponen natura atau benefit tertentu,

metode gross, net, atau gross-up,

potongan pinjaman,

aturan payroll perusahaan,

perubahan batas BPJS,

PPh 21 masa pajak terakhir,

atau penghasilan tidak teratur lainnya.

Gunakan kalkulator sebagai alat simulasi dan bandingkan dengan slip resmi perusahaan.

Apakah PPh 21 Desember Sama?

Tidak selalu.

TER bulanan digunakan untuk mempermudah pemotongan pada masa pajak selain masa terakhir.

Pada masa pajak terakhir, kewajiban pajak dihitung kembali berdasarkan penghasilan setahun dan pajak yang sudah dipotong sebelumnya.

Akibatnya potongan Desember dapat lebih besar atau lebih kecil dibanding bulan biasa.

Gaji Bersih dan Bonus

Bonus dapat meningkatkan bruto pada bulan saat bonus dibayarkan.

Karena penghasilan bruto berubah, tarif efektif dan PPh 21 bulan tersebut juga dapat berubah.

Karena itu take home pay bulan bonus tidak cukup dihitung hanya dengan menambahkan bonus ke gaji bersih normal.

Gaji Bersih dan THR

THR juga merupakan penghasilan yang dapat memengaruhi perhitungan pajak.

Untuk menghitung hak THR berdasarkan masa kerja, gunakan kalkulator THR terpisah.

Jumlah THR bruto juga belum tentu sama dengan jumlah bersih yang akhirnya diterima jika terdapat kewajiban pajak.

Menghitung Potongan Lain

Kolom Potongan Lain dapat digunakan untuk simulasi seperti:

cicilan pinjaman kantor,

koperasi,

potongan administrasi internal,

atau potongan lain yang benar-benar mengurangi pembayaran tunai.

Potongan tersebut tidak otomatis dianggap sebagai pengurang pajak; kalkulator hanya menguranginya dari take home pay.

Persentase Gaji yang Diterima

Selain nilai rupiah, kalkulator menampilkan persentase gaji tunai yang tersisa setelah potongan.

Contoh:

Gaji tunai = Rp10.000.000
Gaji bersih = Rp9.000.000

Persentase diterima:

90%

Artinya total potongan setara sekitar 10% dari penghasilan tunai tersebut.

Cara Mengecek Slip Gaji

Periksa beberapa bagian utama:

gaji pokok,

tunjangan,

penghasilan bruto,

PPh 21,

BPJS Kesehatan,

JHT,

Jaminan Pensiun,

potongan lainnya,

dan jumlah akhir yang ditransfer.

Jika angka berbeda cukup jauh dari simulasi, periksa dasar upah dan komponen payroll yang digunakan perusahaan.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Menganggap Gaji Pokok Sama dengan Take Home Pay

Gaji pokok belum memperhitungkan tunjangan maupun potongan.

Mengabaikan Status PTKP

Status PTKP dapat memengaruhi kategori TER sehingga estimasi pajaknya berubah.

Menghitung Semua BPJS dari Total Gaji yang Sama

Setiap program dapat mempunyai dasar maupun batas perhitungan berbeda.

Menganggap Tarif PPh 21 Selalu Tetap

Tarif TER berubah sesuai lapisan bruto dan kategori PTKP.

Menggunakan Perhitungan Bulanan yang Sama untuk Desember

Masa pajak terakhir mempunyai proses rekonsiliasi tahunan.

Kalkulator Terkait

Gunakan Kalkulator PPh 21 jika ingin melihat perhitungan pajak penghasilan secara lebih khusus.

Untuk menghitung hak tunjangan hari raya, gunakan Kalkulator THR.

Jika ingin menghitung kewajiban zakat penghasilan, tersedia Kalkulator Zakat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu gaji bersih?

Gaji bersih adalah jumlah uang yang diterima setelah potongan dikurangi dari penghasilan.

Apa itu take home pay?

Take home pay adalah jumlah akhir yang benar-benar diterima karyawan.

Apa perbedaan gaji kotor dan gaji bersih?

Gaji kotor adalah penghasilan sebelum potongan, sedangkan gaji bersih adalah jumlah setelah potongan.

Apa saja yang mengurangi gaji bersih?

Contohnya PPh 21, BPJS bagian pekerja, serta potongan internal seperti pinjaman atau koperasi.

Apakah BPJS Kesehatan mengurangi gaji?

Bagian iuran yang menjadi tanggungan pekerja dapat dipotong dari gaji.

Apa itu JHT?

JHT adalah program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan.

Apa itu JP?

JP adalah program Jaminan Pensiun.

Apa itu TER PPh 21?

TER adalah Tarif Efektif Rata-rata yang digunakan untuk mempermudah pemotongan PPh 21 pada periode tertentu.

Apakah status menikah memengaruhi perhitungan?

Status PTKP dapat menentukan kategori TER sehingga memengaruhi estimasi PPh 21.

Mengapa gaji bersih calculator berbeda dengan slip saya?

Perusahaan dapat mempunyai komponen penghasilan, benefit, potongan, metode pajak, atau perlakuan payroll yang lebih kompleks.

Apakah hasil kalkulator merupakan angka pajak resmi?

Tidak. Hasilnya merupakan estimasi untuk membantu memahami komponen gaji. Gunakan slip perusahaan dan ketentuan resmi untuk angka final.