Kalkulator Zakat Online 2026 (Akurat): Hitung Maal & Profesi

🌙

Kalkulator Zakat Digital

Hitung kewajiban zakat Anda dengan mudah & tepat

Panduan Lengkap Cara Menghitung Zakat

​Menggunakan kalkulator zakat adalah cara termudah untuk mengetahui kewajiban Anda. Namun, sebagai umat Muslim, penting juga untuk memahami dasar perhitungannya agar lebih yakin. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis zakat yang bisa Anda hitung di sini.

1. Apa Itu Zakat Maal?

​Zakat Maal adalah zakat harta yang wajib dikeluarkan jika harta tersebut telah mencapai nishab (batas minimal) dan haul (dimiliki selama satu tahun).

  • Nishab Zakat Maal: Setara dengan 85 gram emas.
  • Tarif Zakat: 2,5% dari total harta.
  • Rumus: Total Harta x 2,5% = Zakat yang Harus Dibayar

2. Apa Itu Zakat Profesi (Penghasilan)?

​Zakat profesi dikenakan pada penghasilan rutin (gaji bulanan) atau tidak rutin (bonus/THR). Ada perbedaan pendapat ulama, namun Fatwa MUI menyarankan nishab setara dengan 520 kg beras atau disetarakan dengan nishab emas per tahun.

  • Tarif Zakat: 2,5% dari penghasilan kotor atau bersih (setelah dipotong kebutuhan pokok).

Keunggulan Alat Hitung Zakat Ini

​Kami mengembangkan alat ini di KalkulatorMatematika.id untuk membantu Anda:

  1. Akurasi Matematika: Perhitungan otomatis tanpa risiko salah hitung manual.
  2. Sesuai Syariat: Menggunakan persentase baku 2,5%.
  3. Privasi Aman: Data angka yang Anda masukkan tidak kami simpan.

FAQ

Q1: Berapa persen zakat uang tabungan?

A: Zakat untuk uang tabungan sama dengan zakat maal, yaitu 2,5% dari total saldo, asalkan nilainya sudah melebih nishab (setara 85 gram emas) dan mengendap selama 1 tahun.

Q2: Apakah gaji 5 juta wajib zakat?

A: Tergantung harga beras atau emas saat ini. Jika nishab zakat profesi diasumsikan setara 520kg beras (misal harga beras Rp12.000/kg = Rp6.240.000), maka gaji 5 juta belum wajib zakat, namun sangat dianjurkan untuk Infaq/Sedekah. Gunakan kalkulator di atas untuk cek pastinya.

Q3: Kapan waktu terbaik membayar zakat maal?

A: Zakat maal wajib dibayar segera setelah harta mencapai haul (1 tahun kepemilikan). Tidak harus menunggu bulan Ramadhan, meskipun banyak orang memilih Ramadhan untuk keutamaan pahala.