Gunakan kalkulator permutasi dan kombinasi untuk menghitung nPr, nCr, faktorial n!, serta jumlah susunan atau pilihan ketika pengulangan diperbolehkan. Semua hasil dihitung sebagai bilangan bulat eksak, sehingga angka besar tidak dibulatkan. Kalkulator juga menjelaskan kapan urutan penting dan hubungan antara permutasi, kombinasi, serta faktorial.
Hitung n!, nPr, nCr & Pilihan dengan Pengulangan
Hitung faktorial, permutasi, kombinasi, serta versi dengan pengulangan menggunakan bilangan bulat eksak. Hasil dihitung dengan BigInt agar tidak dibulatkan untuk angka besar.
Untuk permutasi/kombinasi tanpa pengulangan, gunakan 0 ≤ r ≤ n. Urutan penting pada nPr dan tidak penting pada nCr.
Urutan penting + pengulangan: n^r. Urutan tidak penting + pengulangan: C(n+r−1,r).
Hasil Perhitungan
Langkah Perhitungan
Hasil Eksak
Cara Menggunakan Kalkulator Permutasi dan Kombinasi
Pilih mode Bandingkan nPr & nCr jika ingin menghitung permutasi dan kombinasi secara bersamaan.
Masukkan jumlah total item sebagai n, kemudian masukkan jumlah item yang dipilih sebagai r.
Contoh:
n = 10
r = 3
Kalkulator akan menghitung:
P(10,3)
C(10,3)
10!
3!
dan:
(10−3)!
Gunakan mode Dengan Pengulangan jika sebuah item boleh dipilih lebih dari satu kali.
Gunakan mode Faktorial n! jika hanya ingin menghitung faktorial suatu bilangan.
Apa Itu Faktorial?
Faktorial adalah perkalian sebuah bilangan bulat positif dengan seluruh bilangan bulat positif di bawahnya sampai 1.
Notasinya:
n!
Contoh:
5!
= 5 × 4 × 3 × 2 × 1
= 120
Contoh Faktorial
Beberapa nilai faktorial dasar:
0! = 1
1! = 1
2! = 2
3! = 6
4! = 24
5! = 120
6! = 720
10! = 3.628.800
Faktorial tumbuh sangat cepat ketika nilai n bertambah.
Mengapa 0! = 1?
Secara definisi dalam kombinatorika:
0! = 1
Salah satu alasannya dapat dilihat dari rumus:
n! = n × (n−1)!
Untuk n = 1:
1! = 1 × 0!
Karena 1! = 1:
1 = 1 × 0!
maka:
0! = 1
Definisi ini juga membuat rumus kombinasi bekerja secara konsisten.
Apa Itu Permutasi?
Permutasi menghitung jumlah cara memilih dan menyusun item ketika urutan penting.
Notasinya:
P(n,r)
atau:
nPr
Rumusnya:
P(n,r) = n! / (n−r)!
Contoh Permutasi
Misalkan ada 10 peserta dan ingin menentukan:
juara 1,
juara 2,
dan juara 3.
Karena posisi juara berbeda, urutan penting.
Gunakan:
P(10,3)
= 10! / 7!
= 10 × 9 × 8
= 720
Ada 720 kemungkinan susunan podium.
Mengapa Urutan Penting pada Permutasi?
Bayangkan memilih A, B, dan C.
Susunan:
ABC
berbeda dari:
BAC
dan:
CAB.
Walaupun tiga orangnya sama, posisinya berbeda.
Karena itu setiap urutan dihitung sebagai hasil berbeda.
Apa Itu Kombinasi?
Kombinasi menghitung jumlah cara memilih item ketika urutan tidak penting.
Notasinya:
C(n,r)
atau:
nCr
Rumus:
C(n,r) = n! / [r!(n−r)!]
Contoh Kombinasi
Misalkan dari 10 orang ingin dipilih 3 orang untuk menjadi anggota sebuah kelompok.
Tidak ada posisi juara atau jabatan berbeda.
Kelompok:
A, B, C
sama dengan:
C, B, A.
Karena urutan tidak penting, gunakan:
C(10,3)
= 10! / (3! × 7!)
= 120
Jadi terdapat 120 kelompok berbeda.
Perbedaan Permutasi dan Kombinasi
Pertanyaan terpenting adalah:
Apakah urutan penting?
Jika ya:
gunakan permutasi.
Jika tidak:
gunakan kombinasi.
Contoh permutasi:
podium lomba,
kode,
susunan kursi,
urutan presentasi.
Contoh kombinasi:
memilih anggota tim,
memilih kartu,
memilih beberapa menu,
memilih siswa untuk kelompok.
Hubungan nPr dan nCr
Permutasi dan kombinasi mempunyai hubungan:
P(n,r) = C(n,r) × r!
Mengapa?
Setiap kelompok berisi r item dapat disusun dalam:
r!
urutan berbeda.
Contoh:
C(10,3) = 120
3! = 6
Maka:
120 × 6 = 720
dan:
P(10,3) = 720
Contoh 5P2
Gunakan:
P(5,2)
= 5! / 3!
= 5 × 4
= 20
Ada 20 cara memilih dan mengurutkan 2 item dari 5.
Contoh 5C2
Gunakan:
C(5,2)
= 5! / (2! × 3!)
= 10
Jadi terdapat 10 pasangan berbeda.
Mengapa 5P2 Lebih Besar dari 5C2?
Setiap pasangan dapat disusun dua cara.
Contoh:
AB
dan:
BA.
Karena:
2! = 2
maka:
5P2 = 5C2 × 2
= 10 × 2
= 20
Apa Arti n dan r?
Pada permutasi dan kombinasi:
n adalah jumlah total item yang tersedia.
r adalah jumlah item yang dipilih.
Untuk pemilihan tanpa pengulangan:
0 ≤ r ≤ n
Jika terdapat 10 orang dan memilih 3:
n = 10
r = 3.
Bagaimana Jika r = 0?
Secara matematis:
C(n,0) = 1
Ada satu cara memilih nol item: memilih tidak ada apa pun.
Begitu juga:
P(n,0) = 1
Rumus tetap bekerja karena:
0! = 1.
Bagaimana Jika r = n?
Untuk kombinasi:
C(n,n) = 1
karena hanya ada satu cara memilih seluruh item.
Untuk permutasi:
P(n,n) = n!
karena seluruh item disusun.
Contoh:
P(5,5)
= 5!
= 120
Apa Itu Pengulangan?
Pengulangan berarti item yang sama boleh digunakan lebih dari satu kali.
Misalnya PIN 4 digit.
Setiap posisi dapat berisi angka:
0 sampai 9.
Digit yang sama boleh muncul lagi.
Contoh:
1111
atau:
2020
tetap valid jika sistem mengizinkan pengulangan.
Permutasi dengan Pengulangan
Jika terdapat n pilihan untuk setiap posisi dan terdapat r posisi:
jumlah = n^r
Contoh:
10 digit
4 posisi
Maka:
10⁴ = 10.000
kemungkinan.
Contoh Password Sederhana
Misalnya tersedia 26 huruf dan ingin membuat kode 3 huruf.
Jika huruf dapat diulang dan urutan penting:
26³
= 17.576
Contoh:
ABC
berbeda dari:
CBA.
AAA juga diizinkan jika pengulangan diperbolehkan.
Kombinasi dengan Pengulangan
Jika urutan tidak penting dan item boleh dipilih berulang, rumusnya:
C(n+r−1,r)
Contoh:
terdapat 10 jenis item.
Anda ingin memilih 4 item dan jenis yang sama boleh dipilih beberapa kali.
Maka:
C(10+4−1,4)
= C(13,4)
= 715
Empat Kasus Dasar
Ada empat kombinasi pertanyaan utama.
Urutan penting, tanpa pengulangan
Gunakan:
nPr
Urutan tidak penting, tanpa pengulangan
Gunakan:
nCr
Urutan penting, pengulangan boleh
Gunakan:
n^r
Urutan tidak penting, pengulangan boleh
Gunakan:
C(n+r−1,r)
Menentukan dua hal—urutan dan pengulangan—biasanya cukup untuk memilih rumus yang benar.
Contoh Kartu
Satu set kartu standar mempunyai:
52 kartu
Jika memilih 5 kartu dan urutan pengambilan tidak penting:
C(52,5)
= 2.598.960
Ini menghitung jumlah tangan 5 kartu yang berbeda.
Jika urutan kelima kartu dianggap penting, jumlahnya jauh lebih besar dan menggunakan permutasi.
Contoh Memilih Anggota Tim
Ada 12 orang dan ingin memilih 5 anggota tim.
Jika semua posisi setara:
gunakan:
C(12,5)
Jika lima orang tersebut kemudian diberi lima jabatan berbeda:
gunakan:
P(12,5)
Perbedaan konteks mengubah rumus meskipun n dan r sama.
Contoh Juara Lomba
Ada 8 pelari.
Ingin menentukan juara:
1,
2,
Karena urutan finish penting:
P(8,3)
= 8 × 7 × 6
= 336
Contoh Panitia
Ada 8 orang.
Pilih 3 orang sebagai anggota panitia tanpa jabatan khusus.
Gunakan:
C(8,3)
= 56
Jika kemudian ketiganya akan menjadi ketua, sekretaris, dan bendahara, gunakan permutasi.
Faktorial pada Permutasi
Rumus:
P(n,r) = n!/(n−r)!
Tidak selalu perlu menghitung seluruh n!.
Contoh:
P(100,3)
= 100!/97!
Sebagian besar faktor saling membatalkan.
Tersisa:
100 × 99 × 98
Ini jauh lebih sederhana daripada menghitung 100! terlebih dahulu.
Calculator juga menghitung nPr langsung dengan mengalikan hanya faktor yang dibutuhkan.
Faktorial pada Kombinasi
Rumus:
C(n,r) = n!/[r!(n−r)!]
Secara komputasi, calculator menggunakan bentuk yang menghindari factorial besar yang tidak perlu.
Ini membantu menghasilkan bilangan bulat exact untuk nilai n yang cukup besar.
Simetri Kombinasi
Kombinasi mempunyai sifat:
C(n,r) = C(n,n−r)
Contoh:
C(10,3) = C(10,7)
Keduanya:
120
Memilih 3 orang yang masuk kelompok sama dengan menentukan 7 orang yang tidak masuk kelompok.
Faktorial Tumbuh Sangat Cepat
Contoh:
10! = 3.628.800
20! = 2.432.902.008.176.640.000
Nilai terus bertambah sangat cepat.
Karena itu calculator menggunakan bilangan bulat BigInt daripada Number JavaScript biasa untuk hasil kombinatorika.
Mengapa BigInt Penting?
JavaScript Number tidak dapat menyimpan semua bilangan bulat yang sangat besar secara exact.
Permutasi, kombinasi, dan faktorial dapat melewati batas tersebut dengan cepat.
Dengan BigInt, calculator dapat mempertahankan seluruh digit hasil selama masih dalam batas input calculator.
Jumlah Digit Faktorial
Mode Faktorial juga menunjukkan berapa banyak digit pada hasil.
Misalnya:
5! = 120
mempunyai:
3 digit
100! mempunyai jauh lebih banyak digit.
Ini membantu memahami seberapa cepat fungsi faktorial bertumbuh.
Nol di Akhir Faktorial
Calculator juga menghitung jumlah trailing zeros atau nol berturut-turut di akhir n!.
Nol muncul dari faktor:
10 = 2 × 5
Dalam faktorial, faktor 2 sangat banyak sehingga jumlah nol terutama ditentukan oleh jumlah faktor 5.
Contoh:
10!
berakhir dengan:
2 nol
karena:
10! = 3.628.800
Contoh Nol di Akhir 100!
Jumlah faktor 5:
floor(100/5) = 20
Tambahan faktor 5 dari kelipatan 25:
floor(100/25) = 4
Total:
20 + 4 = 24
Jadi:
100! mempunyai 24 nol di bagian akhir.
Permutasi dan Kombinasi dalam Probabilitas
Kombinasi dan permutasi sering digunakan saat menghitung banyaknya kemungkinan hasil.
Namun halaman ini fokus pada menghitung jumlah susunan atau pilihan, bukan langsung menghitung probabilitas.
Ini penting agar intent calculator tetap jelas.
Jika sebuah soal meminta peluang, hasil kombinasi dapat menjadi salah satu bagian dari rumus probabilitas.
Permutasi Huruf
Misalnya terdapat tiga huruf berbeda:
A, B, C.
Jumlah susunan seluruh huruf:
3!
= 6.
Susunannya:
ABC
ACB
BAC
BCA
CAB
CBA.
Jika terdapat huruf yang sama, rumusnya dapat berbeda karena beberapa susunan menjadi identik.
Item yang Sama atau Berulang
Formula nPr standar menganggap n item yang tersedia berbeda satu sama lain.
Jika objek awal mempunyai elemen identik—misalnya huruf berulang dalam sebuah kata—dibutuhkan rumus permutasi multiset.
Page ini fokus pada nPr/nCr standard dan selection-with-repetition.
Jangan menggunakan nPr standard untuk menghitung susunan huruf identik tanpa menyesuaikan duplikasi.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Menggunakan Permutasi Saat Urutan Tidak Penting
Jika ABC dianggap sama dengan CBA, gunakan kombinasi.
Menggunakan Kombinasi untuk Juara 1, 2, dan 3
Posisi juara berbeda, sehingga urutan penting dan harus menggunakan permutasi.
Membiarkan r Lebih Besar dari n Tanpa Pengulangan
Jika tidak boleh memilih item yang sama lagi:
r ≤ n
Lupa Menentukan Apakah Pengulangan Diperbolehkan
PIN dan password sering mengizinkan pengulangan, sementara memilih orang untuk sebuah tim biasanya tidak.
Menganggap n! Sama dengan n^n
Tidak.
Contoh:
5! = 120
sedangkan:
5⁵ = 3125.
Menganggap 0! = 0
Yang benar:
0! = 1
Kalkulator Terkait
Gunakan Kalkulator Perkalian untuk operasi perkalian angka umum.
Gunakan Kalkulator Pembagian untuk pembagian dan sisa.
Gunakan Kalkulator Pangkat untuk menghitung n^r secara lebih umum.
Gunakan Kalkulator Rasio untuk perbandingan dan proporsi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu faktorial?
Faktorial n adalah hasil perkalian seluruh bilangan bulat positif dari n sampai 1.
Berapa 5!?
120.
Berapa 0!?
1.
Apa itu nPr?
nPr adalah jumlah cara memilih dan menyusun r item dari n ketika urutan penting.
Apa rumus permutasi?
P(n,r) = n!/(n−r)!
Apa itu nCr?
nCr adalah jumlah cara memilih r item dari n ketika urutan tidak penting.
Apa rumus kombinasi?
C(n,r) = n!/[r!(n−r)!]
Berapa 10P3?
720.
Berapa 10C3?
120.
Apa perbedaan nPr dan nCr?
nPr memperhatikan urutan, nCr tidak.
Apa hubungan permutasi dan kombinasi?
P(n,r) = C(n,r) × r!
Apa rumus jika pengulangan diperbolehkan dan urutan penting?
n^r
Apa rumus kombinasi dengan pengulangan?
C(n+r−1,r)
Apakah calculator bisa menghitung angka besar?
Ya. Calculator menggunakan BigInt dan menampilkan hasil eksak hingga batas input yang ditetapkan.
Mengapa hasil factorial sangat panjang?
Faktorial bertumbuh sangat cepat karena setiap kenaikan n menambahkan faktor perkalian baru.