Kalkulator SPLTV Online

Gunakan kalkulator SPLTV untuk mencari nilai x, y, dan z dari tiga persamaan linear. Masukkan koefisien dan konstanta setiap persamaan dalam bentuk ax + by + cz = d, lalu kalkulator akan menampilkan hasil dan langkah perhitungannya.

Hitung Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel

Masukkan tiga persamaan dalam bentuk ax + by + cz = d.

Persamaan 1
x +y +z =
Persamaan 2
x +y +z =
Persamaan 3
x +y +z =

Cara Menggunakan Kalkulator SPLTV

Kalkulator ini memakai bentuk persamaan:

ax + by + cz = d

Masukkan koefisien x, y, z dan konstanta dari ketiga persamaan. Jika salah satu variabel tidak muncul, masukkan 0 sebagai koefisiennya.

Contoh:

2x + z = 7

ditulis sebagai:

2x + 0y + z = 7

Setelah semua kolom terisi, tekan Hitung SPLTV.

Apa Itu SPLTV?

SPLTV adalah singkatan dari Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. Sistem ini biasanya terdiri dari tiga persamaan dengan tiga variabel, misalnya x, y, dan z.

Bentuk umumnya:

a₁x + b₁y + c₁z = d₁

a₂x + b₂y + c₂z = d₂

a₃x + b₃y + c₃z = d₃

Tujuannya adalah mencari nilai x, y, dan z yang memenuhi ketiga persamaan secara bersamaan.

Rumus SPLTV dengan Metode Cramer

Untuk sistem yang mempunyai satu solusi unik, nilai variabel dapat dicari menggunakan determinan.

Rumusnya:

x = Dx / D

y = Dy / D

z = Dz / D

D adalah determinan matriks koefisien utama.

Dx diperoleh dengan mengganti kolom x dengan konstanta.

Dy diperoleh dengan mengganti kolom y.

Dz diperoleh dengan mengganti kolom z.

Jika D tidak sama dengan 0, sistem mempunyai satu solusi unik.

Jika D = 0, sistem perlu diperiksa lebih lanjut karena dapat mempunyai tak hingga banyak solusi atau tidak mempunyai solusi.

Contoh Perhitungan

Misalkan:

x + y + z = 6

2x + y − z = 1

x − y + 2z = 5

Dari metode Cramer diperoleh:

D = −7

Dx = −7

Dy = −14

Dz = −21

Maka:

x = −7 / −7 = 1

y = −14 / −7 = 2

z = −21 / −7 = 3

Jadi:

x = 1, y = 2, z = 3

Kita bisa mengecek hasil pada persamaan pertama:

1 + 2 + 3 = 6

Hasilnya benar.

Apa yang Terjadi Jika D = 0?

D = 0 tidak selalu berarti tidak ada jawaban.

Contoh:

x + y + z = 3
2x + 2y + 2z = 6
3x + 3y + 3z = 9

Ketiga persamaan sebenarnya saling bergantung. Ada banyak nilai x, y, dan z yang dapat memenuhi sistem tersebut.

Hasilnya adalah tak hingga banyak solusi.

Sebaliknya:

x + y + z = 1
2x + 2y + 2z = 2
x + y + z = 3

tidak mungkin mempunyai solusi karena persamaan pertama dan ketiga saling bertentangan.

Perbedaan SPLDV dan SPLTV

SPLDV menggunakan dua variabel, biasanya x dan y.

SPLTV menggunakan tiga variabel, biasanya x, y, dan z.

Jika soal hanya mempunyai dua variabel, gunakan kalkulator SPLDV.

Untuk memahami determinan dan operasi matriks yang digunakan dalam penyelesaian SPLTV, Anda juga dapat menggunakan kalkulator matriks.

Jika hanya ada satu variabel, gunakan kalkulator persamaan linear satu variabel.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Kesalahan paling umum adalah tidak memasukkan koefisien nol.

Misalnya:

x + z = 5

harus dibaca sebagai:

x + 0y + z = 5

Perhatikan juga tanda negatif. Pada persamaan:

2x − 3y + z = 7

koefisien y adalah −3, bukan 3.

Jika terdapat variabel di ruas kanan, pindahkan terlebih dahulu ke ruas kiri.

Contoh:

2x + y = z + 5

menjadi:

2x + y − z = 5

Apa itu kalkulator SPLTV?

Kalkulator SPLTV digunakan untuk mencari nilai x, y, dan z dari tiga persamaan linear secara bersamaan.

Apa perbedaan SPLDV dan SPLTV?

SPLDV mempunyai dua variabel, sedangkan SPLTV mempunyai tiga variabel.

Metode apa yang digunakan kalkulator ini?

Untuk sistem yang mempunyai satu solusi unik, kalkulator menggunakan metode Cramer dengan determinan D, Dx, Dy, dan Dz.

Apa arti D = 0?

D = 0 berarti sistem tidak mempunyai satu solusi unik melalui metode Cramer. Sistem bisa tidak mempunyai solusi atau mempunyai tak hingga banyak solusi.

Apakah angka negatif dan desimal bisa digunakan?

Ya. Koefisien dan konstanta dapat berupa angka positif, negatif, nol, atau desimal.

Bagaimana jika variabel tidak muncul dalam persamaan?

Masukkan 0 sebagai koefisiennya. Contohnya, x + z = 5 ditulis sebagai x + 0y + z = 5.