Gunakan kalkulator pengurangan untuk mengurangi dua atau banyak angka secara berurutan, termasuk bilangan negatif dan desimal. Untuk belajar cara manual, pilih mode pengurangan bersusun agar proses meminjam setiap kolom dapat dilihat langkah demi langkah.
Hitung Selisih Dua atau Banyak Angka
Kurangi bilangan bulat, desimal, positif, atau negatif secara berurutan. Gunakan mode bersusun untuk melihat proses pinjam per kolom.
Mode bersusun menggunakan dua bilangan bulat non-negatif. Jika bilangan pertama lebih kecil, kalkulator tetap menampilkan hasil negatif dan langkah pinjam dari selisih absolutnya.
Hasil Perhitungan
Langkah Perhitungan
Cara Menggunakan Kalkulator Pengurangan
Pilih jenis perhitungan sesuai kebutuhan.
Gunakan Pengurangan Banyak Angka jika Anda ingin mengurangi beberapa nilai secara berurutan.
Angka pertama menjadi nilai awal. Angka kedua dan seterusnya akan dikurangkan dari hasil sebelumnya.
Contoh:
1.000 − 250 − 150
dihitung sebagai:
1.000 − 250 = 750
kemudian:
750 − 150 = 600
Jika ingin mempelajari cara manual dengan metode kolom, pilih Pengurangan Bersusun.
Apa Itu Pengurangan?
Pengurangan adalah operasi matematika untuk mengambil suatu nilai dari nilai lainnya.
Simbol pengurangan adalah:
−
Contoh:
10 − 3 = 7
Pada operasi tersebut:
- 10 adalah bilangan yang dikurangi,
- 3 adalah bilangan pengurang,
- 7 adalah hasil pengurangan.
Hasil pengurangan juga sering disebut selisih, meskipun dalam beberapa konteks istilah selisih dapat berarti jarak absolut antara dua nilai.
Rumus Dasar Pengurangan
Untuk dua bilangan:
Hasil = a − b
Contoh:
25 − 8 = 17
Jika terdapat beberapa bilangan:
a − b − c − d
operasi dilakukan secara berurutan dari kiri ke kanan.
Contoh:
100 − 20 − 10
Pertama:
100 − 20 = 80
Kemudian:
80 − 10 = 70
Jadi hasil akhirnya adalah 70.
Pengurangan Tidak Bersifat Komutatif
Berbeda dengan penjumlahan, urutan angka dalam pengurangan sangat penting.
Contoh:
10 − 3 = 7
tetapi:
3 − 10 = -7
Jadi:
a − b
umumnya tidak sama dengan:
b − a
Karena itu angka pertama dalam kalkulator banyak angka selalu digunakan sebagai nilai awal.
Pengurangan Bilangan Positif
Contoh sederhana:
50 − 20 = 30
Artinya jika kita mempunyai 50 unit dan mengambil 20 unit, tersisa 30.
Contoh lainnya:
1.000 − 275 = 725
Bagaimana Jika Hasilnya Negatif?
Jika bilangan pengurang lebih besar daripada nilai awal, hasil dapat menjadi negatif.
Contoh:
25 − 40
= -15
Hasil negatif tetap merupakan jawaban yang valid.
Pada garis bilangan, kita bergerak 40 langkah ke kiri dari posisi 25 dan berhenti pada -15.
Mengurangi Bilangan Negatif
Mengurangi angka negatif sama dengan menambahkan nilai positif.
Aturannya:
a − (-b) = a + b
Contoh:
10 − (-5)
= 10 + 5
= 15
Jadi dua tanda minus dalam bentuk ini menghasilkan efek penjumlahan.
Contoh 100 − (-20)
Hitung:
100 − (-20)
Ubah menjadi:
100 + 20
hasilnya:
120
Jika kemudian dikurangi 10:
120 − 10 = 110
Karena itu kalkulator banyak angka juga dapat menerima bilangan negatif.
Pengurangan Bilangan Desimal
Bilangan desimal dapat dikurangi seperti bilangan biasa, tetapi posisi desimal harus disejajarkan.
Contoh:
25,50 − 10,25
Kurangkan:
25,50
10,25
hasilnya:
15,25
Jadi:
25,5 − 10,25 = 15,25
Mengapa Desimal Harus Sejajar?
Setiap digit mempunyai nilai tempat.
Pada:
25,75
angka 7 pertama berada pada tempat persepuluhan dan angka 5 berada pada tempat perseratusan.
Jika posisi desimal tidak sejajar, nilai tempat yang berbeda dapat ikut dikurangkan sehingga hasil menjadi salah.
Desimal Indonesia dan Format Input
Dalam penulisan Indonesia:
10,5
umumnya berarti sepuluh koma lima.
Tetapi koma juga sering digunakan untuk memisahkan beberapa angka dalam aplikasi komputer.
Karena itu kalkulator menyediakan mode Desimal Indonesia.
Dalam mode tersebut, gunakan satu angka per baris atau titik koma:
10,5; 3,25; 2,25
Hasilnya:
5
Apa Itu Pengurangan Bersusun?
Pengurangan bersusun adalah metode menulis dua angka secara vertikal berdasarkan nilai tempat.
Contoh:
765 − 243
Mulai dari satuan:
5 − 3 = 2
Puluhan:
6 − 4 = 2
Ratusan:
7 − 2 = 5
Hasil:
522
Jika digit atas lebih kecil daripada digit bawah, kita menggunakan metode meminjam.
Apa Itu Meminjam dalam Pengurangan?
Misalnya:
52 − 27
Pada kolom satuan kita memiliki:
2 − 7
Karena 2 lebih kecil dari 7, pinjam 1 puluhan dari angka 5.
Angka 2 menjadi:
12
Kemudian:
12 − 7 = 5
Angka 5 pada tempat puluhan berkurang menjadi 4.
Lalu:
4 − 2 = 2
Hasil akhirnya:
25
Contoh 1000 − 457
Operasi ini memerlukan pinjaman melewati beberapa digit nol.
1000 − 457 = 543
Pada metode bersusun, proses pinjaman bergerak dari kolom kiri menuju kolom yang membutuhkan nilai tambahan.
Calculator di atas menampilkan proses tersebut per kolom agar lebih mudah dipahami.
Contoh 500 − 278
Satuan:
0 − 8
tidak dapat dilakukan tanpa meminjam.
Setelah proses pinjam, satuan menjadi 10:
10 − 8 = 2
Proses kemudian dilanjutkan pada kolom puluhan dan ratusan.
Hasil akhirnya:
222
Selisih dan Selisih Absolut
Pada operasi:
300 − 500
hasil matematikanya adalah:
-200
Tetapi jika pertanyaannya adalah “berapa jarak antara 300 dan 500?”, biasanya yang dimaksud adalah selisih absolut:
|300 − 500|
= |-200|
= 200
Karena itu kalkulator menampilkan hasil pengurangan dan selisih absolut secara terpisah.
Pengurangan sebagai Kebalikan Penjumlahan
Pengurangan dapat diperiksa menggunakan penjumlahan.
Jika:
20 − 7 = 13
maka:
13 + 7 = 20
Karena itu penjumlahan dan pengurangan merupakan operasi yang saling berkaitan.
Cara Memeriksa Hasil Pengurangan
Misalnya:
725 − 250 = 475
Untuk memeriksa:
475 + 250
= 725
Jika kembali ke angka awal, hasil pengurangan kemungkinan benar.
Pengurangan Banyak Angka
Tidak semua perhitungan hanya memiliki satu pengurang.
Contoh:
2.000 − 500 − 250 − 100
Hitung dari kiri:
2.000 − 500 = 1.500
1.500 − 250 = 1.250
1.250 − 100 = 1.150
Jadi hasilnya:
1.150
Contoh Menghitung Sisa Uang
Misalnya Anda memiliki:
Rp500.000
Kemudian mengeluarkan:
Rp125.000
dan:
Rp75.000
Sisa:
500.000 − 125.000 − 75.000
= 300.000
Pengurangan berurutan berguna untuk menghitung sisa anggaran seperti ini.
Menghitung Penurunan Stok
Misalnya stok awal:
500 unit
Terjual:
120 unit
Kemudian terjual lagi:
85 unit
Sisa:
500 − 120 − 85
= 295
Menghitung Selisih Nilai
Misalnya nilai pertama:
92
dan nilai kedua:
78
Pengurangan:
92 − 78 = 14
Jadi perbedaannya adalah 14 poin.
Jika urutannya dibalik:
78 − 92 = -14
sedangkan selisih absolut tetap:
14
Hubungan Pengurangan dengan Bilangan Negatif
Secara aljabar:
a − b = a + (-b)
Contoh:
10 − 4
dapat ditulis:
10 + (-4)
= 6
Konsep ini membantu menjelaskan aturan pengurangan ketika bekerja dengan angka negatif.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Menganggap urutan angka tidak penting
Pengurangan tidak bersifat komutatif.
10 − 3 ≠ 3 − 10
Lupa meminjam
Jika digit atas lebih kecil daripada digit bawah dalam pengurangan bersusun, perlu melakukan pinjaman dari nilai tempat berikutnya.
Salah mengurangi angka negatif
10 − (-5)
hasilnya:
15
bukan 5.
Tidak menyelaraskan desimal
Pada pengurangan manual, koma atau titik desimal harus berada pada posisi yang sama.
Bingung antara hasil negatif dan selisih absolut
300 − 500 = -200
tetapi jarak kedua nilai adalah:
200
Kalkulator Terkait
Untuk operasi kebalikannya, gunakan Kalkulator Penjumlahan.
Jika membutuhkan hasil kali beberapa angka, gunakan Kalkulator Perkalian.
Untuk pembagian, gunakan Kalkulator Pembagian.
Jika ingin melakukan berbagai operasi positif dan negatif sekaligus, gunakan Kalkulator Bilangan Bulat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu pengurangan?
Pengurangan adalah operasi untuk mengambil suatu nilai dari nilai lain atau mencari perbedaan antara dua nilai.
Berapa hasil 100 − 35?
Hasilnya adalah 65.
Apakah hasil pengurangan bisa negatif?
Ya. Contohnya 20 − 30 = -10.
Bagaimana cara mengurangi angka negatif?
Mengurangi bilangan negatif sama dengan menambah lawannya. Contoh: 10 − (-5) = 15.
Apakah bisa mengurangi lebih dari dua angka?
Ya. Angka kedua dan seterusnya dikurangkan secara berurutan dari hasil sebelumnya.
Apakah angka desimal bisa digunakan?
Ya. Tersedia format titik desimal dan format desimal Indonesia.
Apa itu pengurangan bersusun?
Pengurangan bersusun adalah cara mengurangi angka berdasarkan nilai tempat dari kanan ke kiri.
Kapan harus meminjam?
Meminjam diperlukan jika digit atas pada suatu kolom lebih kecil daripada digit yang akan dikurangkan.
Berapa hasil 1000 − 457?
Hasilnya adalah 543.
Apa perbedaan hasil pengurangan dan selisih absolut?
Hasil pengurangan dapat negatif, sedangkan selisih absolut selalu nol atau positif.
Apakah urutan angka memengaruhi hasil?
Ya. Pengurangan tidak bersifat komutatif, sehingga perubahan urutan dapat mengubah hasil.