Hitung Pecahan Biasa & Pecahan Campuran
Masukkan dua pecahan, pilih operasi, lalu lihat hasil sederhana, pecahan campuran, desimal, persen, dan langkah perhitungannya.
Untuk pecahan campuran negatif, beri tanda minus pada bilangan bulat. Contoh: -2 1/3.
Cara Menghitung
Cara Menggunakan Kalkulator Pecahan
Kalkulator ini dapat digunakan untuk pecahan biasa maupun pecahan campuran. Caranya cukup sederhana.
Masukkan pembilang dan penyebut untuk pecahan pertama, kemudian lakukan hal yang sama pada pecahan kedua. Jika soal menggunakan pecahan campuran seperti 2 1/3, isi angka 2 pada kolom bilangan bulat, 1 sebagai pembilang, dan 3 sebagai penyebut.
Setelah itu pilih operasi yang ingin digunakan: tambah (+), kurang (−), kali (×), atau bagi (÷), lalu tekan tombol Hitung Pecahan.
Hasil akan ditampilkan dalam beberapa bentuk sekaligus, sehingga Anda tidak perlu melakukan konversi secara terpisah:
- pecahan paling sederhana,
- pecahan campuran,
- nilai desimal,
- persentase,
- dan langkah perhitungannya.
Untuk pecahan biasa, kolom bilangan bulat dapat dibiarkan kosong.
Apa Itu Pecahan?
Pecahan adalah cara menuliskan bagian dari suatu keseluruhan. Bentuk yang paling umum adalah a/b, dengan a sebagai pembilang dan b sebagai penyebut.
Sebagai contoh, pada pecahan 3/4:
- angka 3 adalah pembilang,
- angka 4 adalah penyebut.
Pecahan 3/4 berarti tiga bagian dari empat bagian yang sama besar.
Penyebut tidak boleh bernilai nol karena pembagian dengan nol tidak memiliki nilai yang terdefinisi dalam perhitungan biasa.
Cara Menjumlahkan Pecahan
Jika dua pecahan memiliki penyebut yang sama, pembilang dapat langsung dijumlahkan.
Contoh:
1/5 + 2/5 = 3/5
Masalahnya sedikit berbeda ketika penyebut tidak sama.
Misalnya:
1/2 + 1/3
Kedua pecahan perlu dibuat memiliki penyebut yang sama. Salah satu caranya adalah menggunakan KPK dari 2 dan 3, yaitu 6.
1/2 = 3/6
1/3 = 2/6
Maka:
3/6 + 2/6 = 5/6
Kalkulator di atas melakukan proses tersebut secara otomatis dan kemudian menyederhanakan hasilnya jika masih bisa diperkecil.
Cara Mengurangkan Pecahan
Pengurangan pecahan menggunakan prinsip yang hampir sama dengan penjumlahan.
Jika penyebut sama, cukup kurangi pembilangnya.
Contoh:
5/7 − 2/7 = 3/7
Jika penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.
Contoh:
3/4 − 1/6
Penyebut bersama yang dapat digunakan adalah 12.
3/4 = 9/12
1/6 = 2/12
Sehingga:
9/12 − 2/12 = 7/12
Cara Mengalikan Pecahan
Perkalian pecahan lebih langsung karena penyebut tidak perlu disamakan.
Kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.
Rumusnya:
a/b × c/d = (a × c) / (b × d)
Contoh:
2/3 × 3/5
= 6/15
= 2/5
Hasil 6/15 masih dapat disederhanakan dengan membagi pembilang dan penyebut menggunakan FPB 3.
Cara Membagi Pecahan
Untuk membagi dua pecahan, pecahan kedua dibalik terlebih dahulu, kemudian operasi pembagian diubah menjadi perkalian.
Contoh:
2/3 ÷ 4/5
Balik 4/5 menjadi 5/4:
2/3 × 5/4
= 10/12
= 5/6
Cara ini sering disebut sebagai mengalikan dengan kebalikan pecahan kedua.
Bagaimana Menghitung Pecahan Campuran?
Pecahan campuran terdiri dari bilangan bulat dan pecahan, misalnya:
2 1/3
Sebelum melakukan operasi matematika, pecahan campuran biasanya diubah menjadi pecahan tidak biasa.
Untuk 2 1/3:
(2 × 3 + 1) / 3
= 7/3
Setelah semua pecahan berada dalam bentuk biasa, penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian dapat dilakukan seperti biasa.
Kalkulator ini melakukan konversi tersebut secara otomatis.
Jika ingin memasukkan pecahan campuran negatif, gunakan tanda minus pada bilangan bulat. Contohnya -2 1/3.
Cara Menyederhanakan Pecahan
Pecahan disebut sudah sederhana ketika pembilang dan penyebut tidak lagi memiliki faktor persekutuan selain 1.
Contohnya:
12/18
FPB dari 12 dan 18 adalah 6.
Bagi keduanya dengan 6:
12 ÷ 6 = 2
18 ÷ 6 = 3
Jadi:
12/18 = 2/3
Kalkulator pecahan di atas mencari FPB secara otomatis sebelum menampilkan hasil akhir.
Pecahan, Desimal, dan Persen
Satu nilai dapat ditulis dalam beberapa bentuk berbeda.
Contohnya:
1/2 = 0,5 = 50%
Begitu juga:
1/4 = 0,25 = 25%
3/4 = 0,75 = 75%
Perbedaan bentuk ini berguna tergantung pada jenis soal yang sedang dikerjakan. Pecahan sering digunakan dalam soal matematika, sedangkan persen lebih umum digunakan untuk diskon, nilai, perbandingan, dan berbagai perhitungan sehari-hari.
Kalkulator menampilkan ketiganya agar hasil lebih mudah dibandingkan.
Beberapa Pecahan yang Sering Digunakan
| Pecahan | Desimal | Persen |
|---|---|---|
| 1/2 | 0,5 | 50% |
| 1/3 | 0,333… | 33,33…% |
| 2/3 | 0,666… | 66,67…% |
| 1/4 | 0,25 | 25% |
| 3/4 | 0,75 | 75% |
| 1/5 | 0,2 | 20% |
| 1/8 | 0,125 | 12,5% |
Untuk nilai yang tidak menghasilkan desimal berakhir, kalkulator menampilkan nilai pendekatan hingga beberapa angka di belakang koma.
Contoh Perhitungan Pecahan
Coba soal berikut:
1 1/2 + 2 3/4
Pertama ubah ke pecahan biasa:
1 1/2 = 3/2
2 3/4 = 11/4
Kemudian:
3/2 + 11/4
Samakan penyebut:
6/4 + 11/4
= 17/4
Dalam bentuk pecahan campuran:
17/4 = 4 1/4
Dalam desimal:
4,25
Dalam persen:
425%
Anda dapat mencoba contoh tersebut dengan tombol Lihat Contoh pada kalkulator.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menghitung Pecahan
Salah satu kesalahan yang paling umum adalah langsung menjumlahkan pembilang dan penyebut.
Misalnya:
1/2 + 1/3
bukan:
2/5
Untuk penjumlahan dan pengurangan, penyebut harus disamakan terlebih dahulu.
Kesalahan lain adalah lupa membalik pecahan kedua saat melakukan pembagian, atau tidak menyederhanakan hasil akhir.
Menggunakan kalkulator dapat membantu memeriksa jawaban, tetapi memahami prosesnya tetap berguna terutama saat mengerjakan soal sekolah atau ujian.
Kalkulator Terkait
Jika sedang mempelajari pecahan, beberapa alat lain di KalkulatorMatematika.id juga dapat membantu:
- Kalkulator FPB & KPK — berguna untuk mencari FPB saat menyederhanakan pecahan atau KPK saat menyamakan penyebut.
- Kalkulator Persen — untuk perhitungan persentase secara lebih lengkap.
- Kalkulator Pembagian — untuk operasi pembagian angka.
- Kalkulator Perkalian — untuk menghitung perkalian dengan cepat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah kalkulator ini bisa menghitung pecahan campuran?
Ya. Isi kolom bilangan bulat bersama pembilang dan penyebut. Misalnya, untuk 2 1/3 masukkan 2 sebagai bilangan bulat, 1 sebagai pembilang, dan 3 sebagai penyebut.
Apakah hasil pecahan otomatis disederhanakan?
Ya. Hasil dihitung dan disederhanakan menggunakan FPB pembilang dan penyebut.
Apakah bisa menghitung pecahan negatif?
Bisa. Untuk pecahan biasa Anda dapat memasukkan pembilang negatif. Untuk pecahan campuran, letakkan tanda minus pada bagian bilangan bulat, misalnya -2 1/3.
Mengapa penyebut tidak boleh nol?
Pecahan pada dasarnya merupakan operasi pembagian. Membagi suatu angka dengan nol tidak menghasilkan nilai yang terdefinisi, sehingga penyebut 0 tidak dapat digunakan.
Apakah hasil desimal selalu tepat?
Untuk pecahan yang menghasilkan desimal berakhir, hasil dapat ditampilkan tepat. Untuk desimal berulang seperti 1/3, kalkulator menampilkan nilai pendekatan hingga beberapa angka di belakang koma dan memberikan tanda ≈.
Bagaimana cara mengubah pecahan menjadi persen?
Bagi pembilang dengan penyebut, kemudian kalikan hasilnya dengan 100. Contohnya 3/4 = 0,75, sehingga 0,75 × 100 = 75%.